Mengenal Lebih Dekat Tentang Apa Itu Ubuntu Linux

Seperti yang kita ketahui, GNU/Linux merupakan salah satu contoh pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Sama seperti perangkat lunak open source lain pada umumnya, kode sumber Linux bebas dimodifikasi, digunakan, dimodifikasi dan didistribusikan kembali oleh siapa saja tanpa batas apapun.

Oleh sebab itulah banyak yang tertarik untuk memodifikasi sistem operasi GNU/Linux. Mulai dari individu, pemerintahan, komunitas, sampai organisasi turut mengembangkan sistem operasi Linux versi mereka sendiri. Salah satu distribusi Linux yang sangat populer saat ini adalah Ubuntu. Apa itu Ubuntu? pada artikel kali ini kita akan mengenal lebih dekat dengan distro Linux Ubuntu.

Pengertian GNU/GPL Linux Ubuntu

Seperti yang dikutip dari laman Wikipedia, Ubuntu adalah salah satu distro Linux turunan Debian yang populer saat ini. Ubuntu pertama kali dirilis pada 20 Oktober 2004, didistribusikan sebagai perangkat lunak bebas dan resmi disponsori oleh Canonical Ltd. yang merupakan perusahaan milik seorang pengusaha Afrika Selatan yang bernama Mark Shuttleworth.

Nama Ubuntu sendiri berasal dari filosofi Afrika Selatan, yang memiliki arti “kemanusiaan kepada sesama“. Tujuan dibangunnya distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam filosofi Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.

Ubuntu dirancang untuk kepentingan penggunaan komputer pribadi, namun versi server Ubuntu juga tersedia dan telah digunakan secara luas. Sasaran awal Ubuntu adalah menciptakan sistem operasi komputer desktop berbasis Linux yang mudah dipakai oleh semua kalangan.

Sistem operasi Ubuntu terdiri dari banyak paket, sebagian besar berasal dari distribusi di bawah lisensi software bebas. Namun ada juga beberapa software berkepemilikan (Proprietary Software), khususnya driver.

Ubuntu didistribusikan di bawah lisensi GNU General Public License (GNU GPL) dan GNU Lesser General Public License (GNU LGPL), dengan tegas menyatakan bahwa siapapun dapat menjalankan, mempelajari, menggandakan, memodifikasi, bahkan mendisitribusikan kembali tanpa pembatasan apapun. Namun tetap ada software proprietary yang dapat berjalan di Ubuntu.

Desktop Environment Ubuntu

Ada banyak sekali hal-hal baru yang akan kamu temukan saat menggunakan Linux, salah satunya adalah Desktop Environment (DE). Dekstop Environment atau Lingkungan Desktop adalah tampilan antarmuka pengguna GUI (Graphical User Interface) yang biasanya terdiri dari ikon, jendela (window), toolbar, folder, wallpaper, widget, dsb.

Berbeda dengan sistem operasi Windows dan Mac OS X yang memiliki satu tampilan Desktop Environment saja, di Linux khususnya Ubuntu sendiri banyak sekali pilihan Desktop Environment (DE) yang bisa kita gunakan.

Salah satu yang populer saat ini adalah GNOME, namun sejak dirilisnya Ubuntu versi 11.04 sampai saat ini, Ubuntu menggunakan Unity sebagai Desktop Environment standarnya. Berikut pilihan DE Ubuntu yang bisa kita gunakan:

1. GNOME

pengertian ubuntu 1

Sejak pertama kali dirilis hingga saat ini, Ubuntu menggunakan GNOME sebagai desktop environment standarnya (Unity berdiri di atas platform GNOME). GNOME merupakan salah satu DE yang paling populer di Linux dan dipergunakan secara luas oleh berbagai macam distro lainnya.

2. Unity

pengertian ubuntu 2

Sejak Ubuntu 11.04 dirilis, Ubuntu telah menggunakan Unity sebagai DE standarnya hingga saat ini. Namun sejak pertama kali diperkanalkan, Unity menuai banyak sekali kritik dari penggunanya karena masih memiliki banyak masalah, sehingga pada awalnya banyak pengguna yang lebih memilih GNOME ketimbang Unity.

Namun setelah Unity disempurnakan pada Ubuntu 11.10, Unity kini lebih sempurna dan bebas dari masalah serta efek visualnya semakin bagus.

3. KDE

pengertian ubuntu 3

KDE (K Desktop Environment) adalah desktop standar pada Kubuntu, KDE terkenal dengan desktop plasma-nya. Selain di Kubuntu, KDE juga digunakan oleh berbagai distro linux lainnya seperti Slackware.

4. Xfce

pengertian ubuntu 4

Xfce merupakan desktop environment standar dari Xubuntu. Xfce merupakan proyek desktop environment bertujuan untuk menciptakan desktop yang membutuhkan sedikit sumber daya hardware. Sehingga lebih ringan dibandingkan GNOME, Unity dan KDE.

5. LXDE

pengertian ubuntu 5

LXDE merupakan desktop environment standar Lubuntu. Tujuan dari proyek desktop environment LXDE adalah untuk membuat desktop yang cepat dan hemat energi. Sehingga LXDE sangat cocok digunakan pada komputer yang memiliki spesifikasi rendah.

Nah itu dia sedikit perkenalan kita tentang distro Ubuntu Linux. Selanjutnya kita akan mengenal macam-macam distro turunan Ubuntu yang populer saat ini, baik yang resmi didukung dan dibiayai oleh Canonical Ltd. maupun yang tidak.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *