LifeAfter: Cara Mencuri di Camp Orang Lain Tanpa Ketahuan

Life After merupakan game survival multiplayer yang mengharuskan kita untuk bisa bertahan hidup di hutan berbahaya. Di game ini kita bisa melakukan banyak hal demi kelangsungan hidup. Mulai dari berburu, menambang, menebang kayu, berkebun, membangun rumah, bahkan melakukan jual beli dengan player lain.

Yang menarik dari game ini adalah adanya mode yang memungkinkan kita untuk menjadi maling dan mencuri isi rumah player lain. Apa yang kita cari di dalam rumah tersebut? yang kita incar adalah item-item yang telah mereka kumpulkan dan disimpan di dalam rumah.

Baca juga: Cara Mendapatkan Polymer Coating dan Film Fabric dengan Mudah di Life After

Nah, untuk bisa mencuri di rumah atau camp orang lain tanpa ketahuan tentu saja butuh peralatan dan strategi yang matang, karena menjadi maling sangat berisiko. Jika kita terciduk dan ketahuan oleh pemilik rumah atau teman satu camp nya, kita harus siap untuk mati.

Sebelum kita mulai, perlu admin tekankan bahwa tutorial ini hanya bertujuan untuk edukasi dan percobaan saja. Tidak disarankan untuk melakukannya secara terus-menerus, karena menjadi korban maling sangatlah menyakitkan :D.

1. Persiapan dan Peralatan yang Dibutuhkan

Pertama sekali yang harus kita lakukan sebelum mencuri di camp orang lain adalah mempersiapkan strategi maupun peralatan yang akan digunakan. Untuk peralatannya bisa kamu beli NPC yang bernama Jude (di Camp).

membeli item

Di sana tersedia beberapa item yang mempermudah kita untuk melakukan aksi, beberapa di antaranya yaitu jangkar, Manor Battery, Manor Detector Battery, Mailbox key, Vault key. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda, silakan dibeli sesuai dengan kebutuhan kamu.

Selain itu kita juga harus mempersiapkan senjata yang cukup bagus, peluru yang banyak, persediaan darah yang cukup. Ini sangat penting karena bisa jadi kita ketahuan oleh pemilik rumah atau tetangga satu camp mereka, dan kita harus siap untuk melawannya.

2. Menuju ke Camp Orang Lain

Untuk menuju ke camp orang lain kita harus menggunakan helicopter. Untuk itu langsung saja kita menuju ke heli yang ada di camp. Kemudian pilih War Zone -> Turbulent City -> lalu tekan Proceed.

menuju ke camp

Di mode Turbulent City ini kita akan dibawa ke camp musuh secara acak dan kita tidak akan tahu nama orang yang dijumpai di sana maupun nama camp nya. Tetapi jika bertemu musuh, mereka bisa melihat siapa nama kita dan dari mana asal camp kita.

3. Memilih Rumah Target

Nah, setelah sampai di sana kita harus mencari rumah yang memiliki bangunan lemah dan pertahanan yang lemah juga agar nantinya kita mudah menghancurkan dinding atau bagian lain agar bisa masuk ke dalam rumah. Sebelum masuk ke perkarangan rumah, sebaiknya kita lihat dulu situasi sekitar, apakah ada orang atau tidak.

4. Memulai Aksi

Setelah menemukan rumah target, selanjutnya kita akan masuk melalui pintu pagar dengan cara menembaki pintu sampai hancur. Saat sedang menembak pintu maupun dinding, kita harus menjaga jarak dengan objek tersebut, jika terlalu dekat kita akan terkena damage yang cukup keras.

mencuri di camp orang

Setelah berhasil masuk ke perkarangan rumah, segera cari bagian rumah yang kira-kira mudah untuk dihancurkan menggunakan senjata.

memanjat

Setelah memasuki rumah, silakan cari lemari atau locker untuk menyimpan item, lalu tembak lemarinya sampai hancur, sehingga item-item tersebut bisa diambil.

menjadi maling

Jika item yang didapatkan dirasa sudah cukup, segera pulang menggunakan helicopter.

Tutorial video

Jika kamu ingin melihat tutorial lengkapnya, silakan tonton video di bawah ini. Di sana kamu juga akan mengetahui bagaimana cara menggunakan peralatan seperti jangkar dan lain-lain.

Artikel terkait: Cara Main Life After di PC Tanpa Emulator

Nah, itu dia tutorial bagaimana cara mencuri di camp orang lain di game Life After. Tutorial ini dibuat dengan tujuan percobaan dan pengetahuan saja. Jadi, dengan adanya mode Turbulent City tersebut kita semakin sadar betapa pentingnya kekuatan bangunan rumah dan defense agar tidak mudah dimasuki maling.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *