Pengertian Linux dan Macam-Macam Distro Linux

Apa yang terlintas di pikiran kamu setelah mendengar kata Linux? Sesuatu yang digeluti oleh seorang hacker, geek, atau programmer? Mungkin sebagian orang beranggapan demikian karena memang Linux sangat erat kaitannya dengan hal-hal yang berbau IT.

Lalu apa sih sebenarnya Linux itu? Pada artikel kali ini kita akan memahami tentang pengertian Linux, macam-macam distro Linux, serta apa saja kegunaan Linux tersebut.

Apa Itu Linux?

Dikutip dari laman Wikipedia, GNU/Linux atau biasa disebut Linux adalah salah satu sistem operasi komputer yang berasal dari keluarga Unix. Berbeda dengan sistem operasi lainnya seperti Windows dan Mac OS X, Linux bersifat open source dan dikembangkan dengan model pengembangan gotong royong. Mulai dari sistem operasi dan sebagian besar aplikasi dibuat oleh para relawan, komunitas, dan organisasi dari seluruh dunia.

Dari segi penggunaan, Linux bisa diinstall pada komputer desktop layaknya sistem operasi seperti Windows. Selain digunakan untuk komputer desktop, Linux juga banyak digunakan sebagai server. Selain itu Linux juga digunakan pada console game (PlayStation, XBOX), telepon genggam (Android), router, dan masih banyak lagi.

Linux didistribusikan di bawah lisensi GNU General Public License, yaitu sebuah lisensi dimana pemilik program tetap memegang hak ciptanya, tetapi orang lain dibolehkan untuk memodifikasi, menyebarkan, atau bahkan menjual kembali program tersebut dengan syarat kode sumber asli harus tetap disertakan dalam distribusinya.

Linux sebenarnya hanya sebuah kernel. Apa itu kernel? arti sederhananya yaitu sesuatu yang menjembatani antara perangkat lunak dan perangkat keras komputer. Kernel Linux ditulis oleh Linus Torvalds pada tahun 1991 dan menyebarkannya di internet secara bebas untuk selanjutnya dikembangkan oleh programmer dari seluruh dunia.

Asal Mula Penamaan Linux

Nama Linux berasal dari nama pembuatnya, yakni Linus Torvalds. Kala itu dia masih berstatus sebagai mahasiswa di Universitas Helsinki. Nama Linux sendiri dipilih karena gabungan antara Linus dan Minix (sebuah sistem bertipe Unix), sehingga menghasilkan nama Linux.

Linus Torvalds
Linus Torvalds

Sekarang ini banyak yang menganggap Linux sebagai sistem operasi, hal itu sebenarnya keliru. Linux hanyalah sebuah kernel, tanpa adanya perangkat lunak, Linux tidak bisa disebut sebagai sistem operasi. Jika kita ingin menyebutnya sebagai sistem operasi, maka kita harus menyebutnya dengan sistem operasi GNU/Linux.

Linux berkontribusi pada kernel, sedangkan GNU berkontribusi pada perangkat lunak dan aplikasi. Sehingga menjadi sebuah sistem operasi yang utuh dan disebut sebagai GNU/Linux. Karena orang-orang susah menyebutnya sebagai GNU/Linux, banyak orang menyingkatnya menjadi Linux saja.

Logo

Logo Linux (Tux) dimulai saat Linux Torvalds sedang berjalan-jalan di sebuah taman yang bernama Perth. Lalu dia dipatok oleh seekor pinguin, sehingga menyebabkan Linus Torvalds demam selama berhari-hari.

Ia berpikir bahwa karakter pinguin cocok dijadikan sebagai logo sistem operasi barunya itu. Sehingga diadakanlah sebuah kompetisi mendesain logo Linux yang baru, dan kompetisi tersebut akhirnya dimenangkan oleh Larry Ewing yang menggambarkan seekor pinguin yang sedang duduk.

Macam-Macam Distribusi Linux

Distribusi Linux atau yang biasa disebut dengan distro Linux adalah paket sistem operasi yang berisi kernel Linux dan perangkat lunak yang dikelola oleh pengembang distro itu sendiri. Para pengembang memaket kernel Linux dengan aplikasi open source seperti Program Office, Media Player, Desktop Environment, dll sehingga menjadi sebuah sistem operasi yang utuh.

Berapa jumlah distro Linux yang ada saat ini? sangat banyak, dan tidak diketahui jumlah pastinya. Hal ini dikarenakan banyak individu atau organisasi di seluruh dunia yang mengembangkan distro Linux untuk berbagai kebutuhan. Kamu juga bisa membuat sistem operasi Linux versi kamu sendiri.

Dari sekian banyak distro Linux yang ada saat ini, berikut sudah admin rangkum beberapa di antaranya yang sangat terkenal dan banyak digunakan saat ini.

Contoh-contoh distro Linux:

  • Debian
  • Ubuntu
  • OpenSUSE
  • Fedora
  • Mandriva
  • BackTrack
  • Slackware
  • PCLinuxOS
  • Xandros
  • Knoppix
  • Sabayon
  • CentOS
  • Red Hat
  • ClearOS
  • Chrome OS
  • Gentoo Linux

Jika kamu ingin mengetahui lebih lengkap tentang daftar distro Linux beserta turunannya, kamu bisa melihatnya di situs ini.

Distro Linux Apa Yang Cocok Untuk Pemula?

Jika kamu tertarik untuk mencoba sistem operasi Linux, atau bahkan ingin migrasi ke Linux, kamu bisa menggunakan Ubuntu Linux, atau variannya (Kubuntu, Edubuntu, Lubuntu, Xubuntu, Linux Mint, dll).

Alasannya adalah selain distro tersebut ramah pengguna (user friendly), Ubuntu memiliki program aplikasi yang lengkap untuk menunjang pekerjaan sehari-hari. Jika sudah mahir, kamu bebas mencoba distro Linux lainnya.

Nah jika kamu tertarik untuk mempelajari Linux dari awal, admin sudah menyiapkan rangkuman tutorial belajar Ubuntu untuk pemula. Mulai dari Instalasi hingga penjelasan atau cara penggunaannya, semua dibahas dengan lengkap dan disertai gambar. Silakan baca Tutorial Belajar Ubuntu Linux Untuk Pemula.

Jika kamu penasaran bagaimana tampilan Ubuntu Linux, berikut admin berikan contohnya di bawah ini:

Ubuntu 16.04 LTS
Ubuntu 16.04 LTS

Sekian dulu perkenalan kita tentang apa itu Linux, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk pembaca semua.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *